Postingan

betapa sayangnya ALLAH pada wanita...

Gambar
..dan surga menantinya... Wanita bagai Intan Permata yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman juga yang terbaik. Sudah pasti Intan Permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita. Wanita memang perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya? Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya sendiri. Dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, dia harus dan wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

..tentang wanita terhebat.. tentang ibu kita..

Gambar
Ibu bagai jala pengaman.. ketika kita jatuh, Ibu tak akan membiarkan kita terluka.. ketika kita sedang membisu, Ibu terus mengajak kita bicara supaya kita kembali ceria.. Ibu selalu mendampingi kita dalam melakukan segala hal, tanpa berusaha untuk menghalangi kita.. Ibu tak pernah takut petir, gelap atau apapun yang kita takuti saat kita ketakutan.. ketika kita sakit, ditemani Ibu, dengan semangkuk sup hangat .. tahukah kita ?? Ibu tahu bila kita tak sempurna, tapi Ibu bisa menyimpan rahasia itu.. Ibu bisa menyembunyikan ketakutannya di balik senyumnya.. tentang wanita terhebat .. tentang ibu kita .. bunda kita .. ambu kita .. mamah kita .. mimi kita .. umi kita .. Ibu akan lebih sedih bila melihat kita sedih, dan sangat bahagia bila melihat kita bahagia.. Ibu tahu bagaimana caranya mengatakan “TIDAK” tanpa menggunakan kata itu.. ketika kita jauh dari Ibu, Ibu selalu mencoba untuk tidak terlalu khawatir agar kita tenang ditempat itu.. walau sesungguhnya Ibu tak bisa melupakan a...

Apakah aku seperti kelinci ini..??

Gambar
Kelinci memang dari dulu terkenal sebagai hewan yang bernyali kecil, sering ketakutan tanpa alasan yang jelas, sesegera mungkin menyingkir bila dia merasa terganggu keamanannya. Suatu hari, terlihat sekelompok kelinci sedang berkumpul di tepi sebuah sungai, mereka sibuk berkeluh kesah meratapi nyalinya yang kecil, mengeluh kehidupan mereka yang senantiasa dibayangi dengan mara bahaya. Semakin mereka ngobrol, semakin sedih dan ketakutan memikirkan nasib mereka. Alangkah malangnya lahir menjadi seekor kelinci. Mau lebih kuat tidak punya tenaga, ingin terbang ke langit biru tidak punya sayap, setiap hari ketakutan melulu. Mau tidur nyenyak pun sulit karena terganggu oleh telinga panjang yang tajam pendengarannya sehingga matanya yang berwarna merah pun semakin lama semakin merah saja. Mereka merasa hidup ini tidak ada artinya. Dari pada hidup menderita ketakutan terus, mereka berpikir lebih baik mati saja. Akhirnya mereka mengambil keputusan beramai-ramai hendak bunuh diri...

Entah apa yang kurasa ini...

Gambar
Hanya itu yang kucari dalam dirinya. Pernah jemarinya menggengam jemariku, rasanya bukan melambung tetapi menenangkan. Hatiku, cintaku tidak terbang mengawang tetapi tetap di tanah dan melihat tinggi ke awan. Mengagumi keindahan langit karena jika aku dilangit aku tak tahu keindahan langit. Ia mengajarkanku kesederhanaan. Dari sekian lama yang kuperoleh hanya kepalsuan material yang membosankan dan fana. Tapi lain dengan cinta yang ia tawarkan. Ia menawarkan cinta yang jujur. Tapi mengapa hatiku ini tetap tak mau menyerah. Ketidakpercayaan terus menggerogoti hatiku. Aku takut hatiku mati habis digerogoti ketidakpercayaan yang semu. Aku takut aku tidak lagi bisa mencinta. Aku takut aku tidak lagi bisa percaya. Akankah Ia menunggu hatiku untuk mencair dari kebekuan rasa curiga? Sampai kapan ia mau menunggu? Aku tak mau ditinggal sendiri. Ini terasa menyedihkan. Menyayat. Terasa menjadi pendosa karena memalingkan wajah dari cinta. Begitu egois sehingga diterlantarkan. S...

Kisah Uncle Val..!!! (Veteran Perang Vietnam)...

Gambar
"Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah"... Seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, bernama Joeseph Valentino. Uncle Val yang dikirim untuk menjemput sang profesor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Uncle Val sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkat seorang anak kecil agar dapat melihat pemandangan. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya. "Dari mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu?" tanya sang profesor. "Oh," kata uncle Val, "selama perang, saya kira...." Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya...

Cinta bunda adalah "Cinta yang tidak pernah gagal."...

Gambar
Cinta yang tak pernah gagal Aku sering merenungkan masa kecil ku, Bunda. Aku tahu engkaulah seorang bunda yang begitu sederhana, Kerja keras mendidik dan membimbing aku dengan menyenangkan; Aku banyak belajar, ketika bunda membesarkanku sejak dulu. Aku pikir semua telah bunda berikan kepadaku. Pengorbanan, pengabdian, cinta dan air mata, Juga hatimu, pikiranmu, energimu dan jiwamu. Semua yang bunda habiskan untukku sepanjang tahun. Bunda mencintaiku dengan cinta yang tidak pernah gagal. Bunda memberi aku kekuatan dan kenyamanan yang indah, Dan kemudian bunda melakukan hal yang tersulit dari semua, Bunda biarkan aku terpisah dan membebaskan aku bertumbuh. Setiap hari, aku mencoba untuk menjadi yang terbaik, Seorang bunda sepertimu itulah yang selalu menjadi idamanku. Bunda yang memberikan aku untuk melihat kehidupan, Kalau hidup ini adalah begitu indah, Ketika menjalaninya dengan keikhlasan dan rasa syukur. Terima kasih bunda, Aku sangat menyayangimu, Aku sanga...

Saat aku mengenang akan dirimu, Ibu...

Gambar
Saat aku mengenang akan dirimu, Ibu... Kadang kala aku merasakan kehadiranmu,   diberinya tepukan semangat dipundakku. Sehingga aku bisa mendapatkan semangat darimu.   Kadang kala aku merasakan kehadiranmu, Ibu akan menunjukkan sebuah jalan yang benar. Sehingga aku tau akan sebuah kebenaran.   Kadang kala aku merasakan kehadiranmu, akan berkata, "Kamu sudah ganteng anakku!" Sehingga aku berani untuk tampil dikehidupan.   Kadang kala aku merasakan kehadiranmu, Ibu bisa, membuat aku, berpikir dan berbuat benar. Sehingga aku berusaha untuk tetap mejadi positif. Kadang kala aku merasakan kehadiranmu, rasa pecaya diriku, dihadirkan olehnya. Sehingga aku tak merasa rendah diri lagi.   Kadang kala aku merasakan kehadiranmu, Ibu menunjukkan apa yang adil dalam hidup. Sehingga aku bisa berbuat kebijaksanaan. Kadang kala aku merasakan kehadiranmu, aku bertanya, "Apa maksud semua ini?" Sehingga aku dapat menjawab maksud dari semua itu.   Kadang kala aku...

Karena Wanita hanya ingin dimengerti...

Gambar
"Setelah ku jalani beberapa hari yang tidak begitu se-cacat dulu.  Aku pun merasa bahwa iniliah yang ku cari!  Yang telah kutemukan dalam indahnya sebuah pengertian.  Dalam indahnya kepedulian. Dan yang pasti bukan ke-egois-an. Ku tutup pelan-pelan buku harian dari tempat dimana aku ini. Yang menjadi saksi kunci bahwa ku pernah menjadi agak teropsesi karena suatu kata.  Yang juga menjadi nyata bahwa ku telah temukan benderang dan harap. Ahh, kehilangan itu yang amat menyiksaku.  Membuat ku mengerti apa arti sebuah tawa yang dulu pernah ku anggap hilang.  Apa arti sebuah teman yang dulu pernah ku anggap hilang. Dan yang terpenting, apa arti sebuah kata CINTA yang dulu pernah ku anggap hilang.  Duniaku, berseri. Ya Rabb, terima kasih."... 

Bukan Keinginan Hati...

Gambar
Aku tidak tahu bagaimana lagi, Aku dapat mencintai seseorang seperti dirimu. Aku tahu ini bukan keinginan hati, Tapi cintaku untukmu adalah sungguh apa adanya. Aku tahu memang tak mungkin memiliki dirimu Aku hanya mimpi dan tak akan pernah terjadi. Tapi kamu telah membuat aku jatuh cinta padamu, Dan dalam hatiku, hanya ada kamu.

KEINGINAN CINTA...

Gambar
"Ketika dia hadir dengan membawa segenap cinta dan asa,  tidak mengharapkan harta maupun jiwa,  hanya seuntai keinginan melihat senyum kita,  tapi kita tidak pernah memahami keinginan yang terbersit dalam hatinya"...  [valentino]